Model Berdasarkan struktur

• Model Ikonik
Model ikonik adalah perwakilan fisik dari beberapa hal baik dalam bentuk ideal ataupun dalam skala yang berbeda. Model ikonik mempunyai karakteristik yang sama dengan hal yang diwakili, dan terutama amat sesuai untuk menerangkan kejadian pada waktu yang spesifik. Model ikonik dapat berdimensi dua (foto, peta, cetak biru) atau tiga dimensi (prototip mesin, alat). Apabila model berdimensi lebih dari tiga dimensi maka tidak mungkin lagi dikonstruksi secara fisik sehingga diperlukan kategori model simbolik.

• Model Analog (Model Diagramatik)
Model analog dapat mewakili situasi dinamik, yaitu keadaan berubah menurut waktu. Model ini lebih sering dipakai daripada model ikonik karena kemampuannya untuk mengetengahkan karakteristik dari kejadian yang dikaji. Model analog banyak berkesusuaian dengan penjabaran hubungan kuantitatif antara sifat dan klas-klas yang berbeda. Dengan melalui transformasi sifat menjadi analognya, maka kemampuan membuat perubahan dapat ditingkatkan. Contoh model analog ini adalah kurva permintaan, kurva distribusi frekuensi pada statistik, dan diagram alir.

• Model Simbolik (Model Matematik)
Pada hakekatnya, ilmu sistem memusatkan perhatian kepada model simbolik sebagai perwakilan dari realitas yang sedang dikaji. Format model simbolik dapat berupa bentuk angka, simbol, dan rumus. Jenis model simbolik yang umum dipakai adalah suatu persamaan (equation). Bentuk persamaan adalah tepat, singkat, dan mudah dimengerti. Simbol persamaan tidak saja mudah dimanipulasi daripada kata-kata, namun juga lebih cepat ditangkap maksudnya. Suatu persamaan adalah bahasa universal pada penelitian operasional dan ilmu sistem, dimana dipakai suatu logika simbolis. Permodelan mencakup suatu pemilihan dari karakteristik dari perwakilan abstrak yang paling tepat pada situasi yang terjadi.

Model Berdasarkan Acuan Waktu
• Model statik
Memberikan informasi tentang peubah-peubah model hanya pada titik tunggal dari waktu.
Contoh : Struktur organisasi

• Model dinamik
mampu menelusuri jalur maktu dari peubahpeubah model. Model dinamik lebih sulit dan mahal pembuatannya, namun memberikan kekuatan yang lebih tinggi pada analisis dunia nyata.
Model dinamis memiliki waktu sebagai variable bebas. Contoh model pertumbuhan.

Model Berdasarkan Fungsi
• Model Deskriptif
Pada beberapa perihal, sebuah model dibuat hanya untuk semacam deskripsi matematis dari kondisi dunia nyata. Model ini disebut model deskriptif dan banyak dipakai untuk mempermudah penelaahan suatu permasalahan. Model ini dapat diselesaikan secara eksak serta mampu mengevaluasi hasilnya dari berbagai pilihan data input.

• Model Prediktif
Model yang mendasarkan pada teknik peluang dan memperhitungkan ketidakmenentuan (uncertainty) disebut model probabilistik atau model stokastik. Dalam mengkaji suatu sistem, model ini sering dipakai karena perihal yang dikaji umumnya mengandung keputusan yang tidak tentu. Model probabilistik biasanya mengkaji ulang data atau informasi terdahulu untuk menduga peluang kejadian tersebut pada keadaan sekarang atau yang akan datang dengan asumsi terdapat relevansi pada jalur waktu.
• Model Normatif
Memberikan jawaban terbaik dari alternative yang ada terhadap sebuah masalah, memberikan aturan dan rekomendasi untuk melangkah atau tindakan yang harus diambil melangkah atau tindakan yang harus diambil untuk menoptimalkan pencapaian beberapa keuntungan.

Model Berdasarkan Derajat Generalisasi
• Model Umum
Model-model umum dunia usaha merupakan model yang dapat diterapkan pada berbagai bidang fungsional dari usaha untuk beberapa jenis masalah yang berbeda.
Contoh : programa linear, model antrian , kasus personalia dan pemasaran serta distribusi barang.

• Model Spesifik
Model yang dapat diterapkan terhadap sebuah bidang usaha fungsional atau yang unik saja dan hanya dapat digunakan pada masalah –masalah tertentu. Contoh : Model Persediaan probabilistic.

Model Berdasar Acuan Lingkungan
• Model terbuka,
Model yang memiliki interaksi dengan lingkungannya berupa pertukaran informasi, material atau energy mempunyai satu variabel eksogen yaitu variable yang berasal dari lingkungan eksternal. Contoh : Model Sosial

• Model Tertutup
Model yang tidak memiliki interaksi dengan lingkungannya memiliki variable yang seluruhnya endogen, yang terkendali dan internal. Contoh : Model Thermostat

Model Berdasarkan Acuan Tingkat Ketidakpastian
• Model Deterministik
Model kuantitatif yang tidak mempertimbangkan peluang kejadian, dikenal pula sebagai model deterministik. Contohnya adalah model pada program linear dan PERT. Model ini memusatkan penelaahannya pada faktor-faktor kritis yang diasumsikan mempunyai nilai eksak dan tertentu pada waktu yang spesifik.
• Model Probabilistik
Model Yang menackup distribusi-distribusi kemungkinan-kemungkinan untuk input-input dan memberikan serangkaian nilai dari sekurang-kurangnya satu variable output. Model ini membantu mengambil keputusan dengan factor resiko.
• Model Konflik
Dalam Model ini sifat alamiah pengambil keputusan berada dalam pengendalian lawan. Contoh : Perang, Model tak pasti, model yang dikembangkan untuk mengahadapi ketidakpastian mutlak. Pemilihan jawaban berdasarkan pertimbangan, utilitas dan resiko melalui probabiltas subjektif.

Model Berdasarkan Dimensi
• Model Dua Dimensi
Terdiri dari dua factor atau dimensi penentu, model ini adalah model yang paling sederhana contoh : peta atau foto
• Model Multi Dimensi
Model yang terdiri dari banyak penentu. Contoh Simulasi , Analisis Regresi Ganda

Model Berdasarkan Derajat Kuantifikasi
• Model Kualitatif
Model yang menggambarkan mutu suatu realita, yang terdiri dari:
a. Model Mental, model yang menggambarkan titik awal dari abstraksi dalam memahami masalah dan situasi. Proses berpikir manusia tentang sesuatu merupakan model mental
b. Model Verbal, disajikan dalam bahasa sehari-hari dan tidak dalam bahasa logika atau simbolis atau matematis. Analisis bersandar pada pertimbangan yang masuk akal dan bernalar. Contoh Model Konseptual
• Model Kuantitatif
Model yang variabelnya dapat dikuantitatifkan, yang terdiri dari :
a. Model Statistik, model yang mendeskripsikan dan menyimpulkan data
b. Model Optimasi, Model yang digunakan untuk menenttukan jawaban terbaik. Terdiri atas yaitu optimasi analitik dan logaritmik.
c. Model Heuristik , Model yang digunakan untuk menbcari jawaban yang baik tapi bukan optimum. Merupakan pendekatan praktis.
d. Model Simulasi , yaitu model yang digunakan untuk mencari jawaban yang baik dan menguntungkan . Berguna